Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE – Kurikulum Zaman Now dengan ke Fleksibelannya

Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arysad Al Banjari (UNISKA MAB) menggelar Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE (Outcome Based Education) pada Kamis, 23 November 2023. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Ratan Inn ini diikuti oleh seluruh Dekan ditiap Fakultas UNISKA MAB, Direktur Pasca Sarjana UNISKA MAB beserta masing-masing jajaran, serta menghadirkan Prof. Pepen Arifin, Ph.D. sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

Dalam kurikulum OBE, fokus diberikan pada kemampuan dan pemahaman mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari. Kurikulum ini berusaha untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, dan memecahkan masalah. Selain itu, kurikulum OBE juga menekankan pada pengembangan sikap, nilai, dan etika yang positif.

Wakil Rektor I, Dr. H. Mohammad Zainul, SE., MM. dalam pidato sambutannya mengharapkan agar materi-materi yang disampaikan oleh narasumber nanti dapat menjadi kontribusi serta wawasan kepada kita terkait menyangkut kurikulum OBE yang merupakan kebijakan baru dari pemerintah, serta kita dapat mengimplementasikannya dengan baik di lingkungan UNISKA.

“dengan adanya regualsi-regulasi terbaru ini sudah sepatutnya sebuah perguruan tinggi menerapkan setiap kebijakan-kebijakan oleh pemerintah, pengembangan kerikulum berbasis OBE ini merupakan salah satu regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh kementrian dan kita wajib untuk menindak lanjutinya, maka dari itu dengan adanya workshop ini kita harapkan dapat dengan baik dalam pengimpentasiannya” tutur Pak Zainul dalam pidato sambutannya.

Sedangkan Prof. Pepen Arifin, Ph.D. (narasumber workshop) dalam wawancaranya mengatakan bahwa dalam persiapan OBE perlu adanya pelurusan kurikulum disetiap prodi, dan ini sebenarnya mudah jika dilaksanakan dengan baik sesuai arahan.

“dalam pengadopsian kurikulum OBE ini pertama harus ada pelurusan strukrul kurikulumnya dan kemudian dari situ setiap prodi harus meluruskan lagi pembelajarannya supaya set CPL (capaian pembelajaran lulusan) bisa dicapai. Sebenarnya hal ini tidak sulit, selama proses re-strukturisasi kurikulumnya itu bisa berjalan dengan baik maka pencapaian CPL nya bisa dilakukan” ujarnya.

“untuk capaian CPL setiap prodi akan berbeda-beda tergantung dari prodi tersebut bagaiman kecepatannya dalam mengadopsi kurikulum OBE ini” tambahnya

“untuk tolak ukur OBE ini dilihat dari alumninya, dilihat dari pekerjaan alumni kedepannya dan kemudian alumni akan menjadi senang karena dapat bekerja dengan baik, itulah indikator utamanya” terangnya.

Ketua Pelaksana, Barsihanor, M.Pd.I dalam wawancaranya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini memang dilatar belakangi dari perkembangan zaman dan tuntutan juga dari pemerintah dalam pembaharuan kurikulum.

“ perkembangan sekarang ini yang sangat pesat dan institut dituntut untuk melahirkan lulusan-lulusan yang memiliki kompetensi yang baik sesuai dengan dunia kerja serta memiliki skill serta softskill yang baik di dunia kerja” tuturnya.

“sebenarnya kurikulum itu sifatnya fleksibel menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan pemerintah pun selalu memperbaharuinya, kurikulum ini yaitu OBE yang sedang kita selenggarakan” terangnya.

“dalam penerapannya OBE ini kami targetkan secepatnya dapat diterapkan di UNISKA, maka dari itu kegiatan ini bermaksud untuk memfasilitasi dalam menunjak terlaksananya kurikulum OBE di UNISKA” tutupnya.